Mukjizat Nabi Muhammad SAW

 


Allah memberikan kemampuan luar biasa yang disebut mukjizat seperti kepada Nabi Musa, Sulaiman, dan Isa. Nabi Muhammad juga memiliki mukjizat. Seperti apa mukjizat Nabi Muhammad?
Mukjizat adalah kemampuan luar biasa dari Allah SWT untuk para nabi dan rasul-Nya. Mukjizat dapat digunakan untuk mendukung kebenaran kenabian seorang nabi dan atau kerasulan seorang rasul. Selain itu dapat melemahkan lawan-lawan atau musuh-musuh yang meragukan kebenaran Nabi dan Rasul. 5 mukjizat Rasulullah dari sekalian banyaknya mukjizat baginda adalah:-

1.Alquran

Mukjizat Nabi Muhammad SAW yang pertama adalah diturunkannya Alquran. Al-Quran al-Karim adalah mukjizat teragung dikurniakan Allah SWT kepada Rasulullah SAW. Penurunan al-Quran dalam masa 23 tahun memenuhi segala keperluan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan Islam dan menangani segala perkara yang dihadapi sepanjang dakwah baginda. Al-Quran bukan sahaja menjadi hidayah (petunjuk) semata-mata, tetapi sebenarnya membawa penyelesaian kepada segala masalah dihadapi manusia. Ini jelas daripada penggunaan nama yang pelbagai merujuk kepada al-Quran. Antara nama digunakan Allah SWT merujuk kepada al-Quran adalah seperti al-Kitab, al-Furqan, al-Huda, al-Ruh, al-Haq, al-Mau'izah, al-Zikr, al-Nur, al-Burhan, al-Busyra, al-Syifa' dan al-Rahmah.

Perlu diketahui juga, sebelum Allah menurunkan Alquran, lebih dulu kitab Taurat diturunkan pada Nabi Musa AS, Zabur pada Nabi Daud AS, dan Injil pada Nabi Isa AS.

Alquran juga menjadi mukjizat yang abadi sepanjang masa dan menjadi kitab bagi umat Islam dari dulu hingga saat ini.

2. Membelah Bulan

PERISTIWA bulan terbelah adalah satu mukjizat baginda Nabi SAW sebagai bukti kerasulan baginda kepada kaum kafir Quraisy. Peristiwa yang berlaku lima tahun sebelum hijrah Nabi SAW ke Madinah ini digambarkan oleh Allah SWT dalam al-Qur'an: "Telah hampir saat (kedatangan hari kiamat) dan terbelahlah bulan." (Surah al-Qamar ayat 1)

Sebab penurunan ayat ini adalah ketika kaum kafir Makkah meminta kepada Rasulullah SAW memperlihatkan tanda-tanda kebesaran Allah SWT serta menguji kebenaran risalah baginda dengan meminta baginda membelah bulan.

Dari Abdullah bin Mas'ud RA, ia berkata: "Aku melihat bulan terbelah menjadi dua bahagian sebanyak dua kali. Peristiwa ini terjadi di Makkah sebelum hijrahnya Nabi SAW. Satu potongan di atas Gunung Abu Qubais dan potongan lainnya di atas as-Suwaida. Mereka berkata: 'Bulan telah disihir'. Turunlah firman-Nya: 'Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan.'" (Hadis Riwayat al-Hakim)

3. Air Mengalir Dari Jari Jemari Tangannya

Keluarnya air dari jari-jemari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan salah satu bukti kebenaran risalah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kejadian itu disaksikan oleh banyak orang dan terjadi diluar kemampuan manusia. Di antara hadits yang menerangkan peristiwa itu, ialah seperti diceritakan oleh sahabat Anas bin Malik yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim:

“Saya melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan ketika itu waktu Ahsar telah tiba. Lalu manusia mencari air untuk berwudhu, tetapi tidak memperolehnya. Lalu ada seseorang membawakan air untuk berwudhu. Maka beliau meletakkan tangannya ke dalam bejana tempat air itu, dan menyuru semua orang berwudhu dari situ.” Anas bin Malik Radiyallahu Anhu berkata: “Saya melihat air keluar dari jari-jari beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sehingga semua orang dapat berwudhu dengan air itu.” (HR. Bukhari, 3573, dalam kitab Manaqib, Bab: Alamat Nubuwwah fil-Islam, dan Muslim, 2279)

4. Makanan Sedikit Cukup Untuk Banyak Orang

Abu Tholhah dan istrinya mendenger Nabi Muhammad lemas. Keduanya lalu mengundang Nabi Muhammad untuk makan.

Nabi Muhammad datang mengajak banyak sahabat yakni sekitar 70-80 orang. Namun Abu Tholhah dan istrinya hanya memiliki sedikit makanan.

Sebelum acara makan dimulai, Nabi Muhammad mendoakan makanan yang dihidangkan. Setelah itu para tamu diminta makan bergantian. Yang pertama makan adalah 10 sahabat. Lalu, 10 sahabat berikutnya, kemudian 10 sahabat berikutnya, dan seterusnya. Akhirnya semua sahabat yang datang makan sampai kenyang. Setelah itu, barulah Nabi Muhammad dan keluarga Tholhah makan hingga kenyang (Sumber: H.R. Al-Bukhari, no. 3385; Muslim, no. 2040).

5. Segelas Susu Mengenyangkan Banyak Orang

Mukjizat Nabi Muhammad lainnya yakni membuat segelas susu dapat mengeyangkan banyak orang. Abu Hurairah adalah sahabat Nabi yang sangat miskin dan sering kelaparan. Tetapi dia banyak ilmunya dan kuat hafalannya.

Pada suatu hari ketika Abu Hurairah sedang duduk di jalan, Nabi melewati dan tersenyum padanya. Beliau sangat mengerti akan penderitaan Abu Hurairah.

Lalu Rasulullah meminta Abu Hurairah mengikutinya. Hurairah pun mengikuti permintaan Rasulullah sampai ke rumahnya.

Kemudian Rasulullah menemukan segelas susu dan bertanya pada istrinya dari mana susu tersebut. Istrinya menjawab dari Fulan. Rasulullah lalu memanggil Abu Hurairah dan memintanya untuk memanggil ahlush shuffah atau sekumpulan sahabat yang tinggal di masjid Rasulullah.

Abu Hurairah segera memanggil ahlush shuffah. Mereka pun datang ke rumah Rasulullah. Rasulullah lalu meminta Hurairah untuk membagikan susu kepada mereka. Abu Hurairah memberikan gelas berisi susu itu kepada orang pertama. Orang itu meminumnnya sampai puas.

Kemudian gelas tersebut dikembalikan kepada Abu Hurairah. Lalu diberikan lagi kepada orang kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya hingga semua merasa puas. Gelas itu pun diterima kembali oleh Rasulullah. Hanya Rasulullah dan Abu Hurairah yang belum minum susu itu.

Abu Hurairah duduk dan minum. Kemudian Rasulullah meminta susu itu. Beliau memuji Allah dan bersyukur lalu membaca, "Bismillah," dan meminum sisa susu itu. (Sumber: H.r. Al-Bukhari, no. 6087)

Semoga bermanfaat.



Post a Comment

0 Comments